Wednesday, November 21, 2012

Uang Pajak Untuk (Si)apa?


Pajak, sebuah kata yang tentunya ndak asing dan sangat akrab dengan keseharian kita. Hampir setiap hari kita bersinggungan dan berurusan dengan pajak, saat kita berbelanja atau membeli barang, kita akan dikenakan pajak, saat kita menerima gaji dari perusahaan tempat kita bekerja, penghasilan kita juga akan dipotong pajak, bahkan saat kita membangun rumah sendiri pun, kita juga diharuskan untuk membayar pajak. Oleh karena itulah ndak heran jika kita pernah mendengar ungkapan “Tak ada yang pasti dalam kehidupan ini kecuali mati dan pajak”. :D

Sebagai sumber utama pendapatan negara,  pajak memegang peranan yang sangat penting bagi kehidupan bernegara, dengan uang pajak pemerintah bisa menjalankan roda pemerintahan dan melaksanakan program pembangunan, dengan uang pajak pula pemerintah bisa memberikan pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan maupun pelayanan publik lainnya kepada masyarakat, mengingat betapa pentingnya uang pajak itulah, maka dibutuhkan partisipasi aktif dari segenap masyarakat untuk membangun negeri ini dengan wujud terus membayar pajak.

Tuesday, October 23, 2012

Gubernur Baru, Jakarta Baru (?)


Pilkada Gubernur DKI Jakarta telah usai, pasangan Jokowi –Ahok telah resmi terpilih dan dilantik sebagai pasangan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta untuk periode 2012-2017. Kemenangan pasangan  ini seakan menjadi fenomena tersendiri bagi dunia perpolitikan di negeri ini, bagaimana tidak, meskipun kalah dalam hal jumlah dukungan dari partai, namun nyatanya jumlah perolehan suara mereka berhasil mengalahkan pasangan incumbent Foke-Nara yang notabene didukung oleh koalisi besar partai dan para elit politik di negeri ini.
   
“Lah sampeyan pikir masyarakat yang milih Jokowi itu karena partai yang mendukung mereka?jangan salah mas, sekarang tuh masyarakat udah pada pinter mas, mereka udah tau kelakuan para politikus yang cuman pinter ngomong tapi ndak pernah ada hasilnya itu” komentar Kang Bejo saat menikmati makan siang di warteg langganan kami.

Hehe sampeyan ini kok ya sampe segitunya sih kang , mbok ya jangan di samaratakan  gitu lah kang, itu hanya oknum kang, oknum” jawab saya sambil melahap satu sendok terakhir makan siang saya

Walah dhalah, sampeyan ini kayak ndak punya TV aja mas, liat aja kasus-kasus korupsi itu kan kebnyakan melibatkan mereka mas, masyarakat itu udah bisa menilai mana orang yang benar-benar bekerja memperjuangkan kepentingan rakyat dan mana orang-orang oportunis yang hanya memanfaatkan jabatan kayak mereka itu ” lanjut Kang bersemangat

Sunday, September 30, 2012

Wisata Pulau Tidung


sumber
Pernahkah sampeyan berkunjung ke salah satu pulau di gugusan Kepulauan Seribu?Jika sampeyan termasuk orang yang suka dengan pantai dan wisata air lainnya, tentunya sampeyan ndak akan melewatkan untuk berkunjung kesana. Selain terkenal akan keindahan pantainya, pulau-pulau di kepulauan seribu juga terkenal memiliki terumbu karang yang luar biasa, lokasinya yang dekat dengan Jakarta pun menjadi keuntungan tersendiri, oleh karena itu ndak heran jika banyak dari masyarakat kota Jakarta menjadikan wisata kepulauan seribu sebagai alternatif pilihan untuk sejenak melepas penat dari rutinitas pekerjaan sehari-hari di kantor.

Beberapa waktu yang lalu saya dan kawan-kawan mburuh saya berkesempatan untuk mengunjungi salah satu pulau di gugusan kepulauan seribu, Pulau Tidung, begitu biasa orang menyebutnya. Bukannya tanpa alasan kami memilih pulau ini,  karena berdasarkan informasi salah satu kawan yang sudah pernah kesana, Pulau Tidung memiliki pantai yang sangat bagus, selain itu terumbu karang  disekitarnya juga masih terjaga dengan baik. Pulau yang satu ini memang belumlah seterkenal Pulau Anyer atau Pulau Bidadari, namun dengan pesona keindahan alam yang dimilikinya, pulau Tidung ternyata mampu menarik perhatian wisatawan baik asing maupun lokal, kurang lebih dua ribuan wisatawan datang ke pulau ini setiap minggunya, bahkan jumlah pengunjung  ke pulau ini bisa mencapai sepuluh ribu orang pada saat liburan panjang.

Sunday, August 26, 2012

Buku Gratis Leksika


Percayakah sampeyan kalo di kota ini ada toko buku yang memberikan buku gratis setiap harinya?ndak perlu repot ndak perlu ribet, ndak perlu diundi ataupun persyaratan macem-macem lainnya, cukup serahkan kartu identitas sampeyan yang masih berlaku untuk melakukan registrasi, maka secara otomatis sampeyan telah resmi terdaftar dan sudah bisa mengantri untuk mendapatkan buku gratis yang akan dibagikan.

“Ah mana ada jaman kaya gini ada yang mau ngasih gratisan mas, wong di sini orang kencing aja bayar, kalaupun ada yang ngasih gratis, pasti ujung-ujungnya nipu tuh mas” komentar Kang Bejo saat mendengar cerita saya

“Lah kok ndak percayaan sih sampeyan ini, wong kemarin itu saya udah buktikan sendiri kok, tinggal registrasi, ngantri, trus ambil bukunya deh“ jawab saya

“Lah kok enak banget mas, emang toko buku mana yang mau ngasih gratisan kayak gitu? Saya juga mau kalo gitu :D” Tanya Kang Bejo sambil meringis

“Makanya sekali-kali sampeyan itu jalan-jalan, wong tiap hari sampeyan itu lewat depannya masa ndak tau” balas saya

“Ah yang bener sampeyan ini, emang apa nama toko bukunya?” tanya Kang Bejo penasaran

Wednesday, July 25, 2012

Tentukan Pilihan !

credit
Beberapa waktu yang lalu sampeyan tentunya telah mendengar hiruk pikuk warga Jakarta saat menggelar pesta demokrasi lima tahunan untuk memilih pemimpin mereka. Pilkada DKI Jakarta memang terasa lebih menyedot perhatian masyarakat jika dibandingkan dengan pemilihan kepala daerah di tempat lain. Hal ini wajar karena selain sebagai pusat pemerintahan, Jakarta juga merupakan pusat bisnis dan keuangan, jadi apapun kebijakan yang diambil pemimipin Jakarta tentunya akan berdampak langsung terhadap banyak pihak , jadi ndak terlalu mengherankan jika berita tentang Pilkada DKI ini menjadi berita utama di  berbagai media tanah air.

Ada beberapa hal yang menarik perhatian saya saat perhelatan Pilkada DKI Jakarta kemarin, selain karena ada pasangan cagub-cawagub yang berasal dari luar daerah dan “mengadu nasib” di Jakarta, hasil perolehan suara pada putaran pertama kemarin pun diluar perkiraan para pengamat dan beberapa lembaga survey.  Seperti yang telah diberitakan di banyak media sebelumnya bahwa pasangan incumbent Foke-Nara digadang-gadang akan unggul dalam pilkada kali ini, namun nyatanya jumlah perolehan suara mereka masih dibawah perolehan suara pasangan Jokowi-Ahok yang berhasil menduduki peringkat teratas dalam  putaran pertama kemarin. Dengan hasil survei yang bertolak belakang dengan kenyataan inilah maka ndak heran jika banyak masyarakat yang berkomentar miring dan mempertanyakan integritas para lembaga survei itu. (berita selengkapnya bisa sampeyan baca disini).

Wednesday, June 13, 2012

The Whistleblower

Beberapa waktu yang lalu sampeyan tentunya telah mendengar berita tentang salah satu oknum petugas pajak yang harus kembali berurusan dengan para penegak hukum di negeri ini. Jika Gayus Tambunan, Dhana Widyatmika dan Ajib Hamdani harus berurusan dengan polisi dan kejaksaan pada kasus-kasus pajak sebelumnya, maka kali ini giliran Tommy Hindratno, seorang Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sidoarjo Selatan, yang harus berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah tertangkap basah menerima sejumlah uang suap dari seorang pengusaha di sebuah rumah makan di daerah Tebet, Jakarta Selatan.

Berbeda dengan kasus-kasus sebelumnya, kasus yang menimpa TH kali ini sepertinya relatif cepat “menguap” bila dibandingkan dengan kasus yang menimpa GT maupun DW dulu,  sepertinya media lebih tertarik untuk memberitakan kasus korupsi proyek Hambalang yang melibatkan para elit politik partai penguasa di negeri ini daripada kasus ini, padahal Dirjen Pajak beserta jajarannya sendiri sebenarnya menginginkan agar media terus menerus memberitakan berita penangkapan TH ini agar masyarakat tahu bahwa Ditjen Pajak terus berbenah dan mereformasi diri.


Tuesday, May 15, 2012

Kuliah Gratis, Mau?

Sampeyan tentunya sudah sering mendengar nama perguruan tinggi kedinasan seperti Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Sekolah Tinggi Ilmu Statistika (STIS) maupun perguruan tinggi kedinasan lainnya. Bagi sampeyan yang saat ini telah menyelesaikan pendidikan setingkat SMU dan belum memutuskan kemana akan melanjutkan kuliah, maka kuliah di perguruan tinggi kedinasan bisa menjadi alternatif pilihan selain kuliah di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Perguruan tinggi kedinasan merupakan perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh lembaga pemerintah baik kementerian maupun non-kementerian yang dibentuk dengan tujuan untuk menyediakan tenaga kerja yang siap pakai, memiliki skills dan kompetensi yang handal sesuai dengan kebutuhan bidang pekerjaan masing-masing lembaga pemerintah yang menaunginya. Umumnya perguruan tinggi kedinasan menggratiskan biaya pendidikannya, namun ada juga beberapa perguruan tinggi kedinasan yang masih memungut biaya, meskipun begitu jika dibandingkan dengan biaya kuliah pada perguruan tinggi negeri maupun swasta, biaya kuliah di perguruan tinggi kedinasan biasanya masih jauh lebih murah.

Friday, April 20, 2012

Gonjang Ganjing BBM

Masih ingatkah sampeyan dengan demontrasi besar-besaran yang terjadi di  berbagai daerah pada akhir bulan lalu? Demonstrasi itu merupakan wujud penolakan masyarakat terhadap rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Para demonstran menganggap bahwa dengan menaikkan harga BBM berarti  pemerintah telah bertindak sewenang-wenang dan ndak memihak kepentingan rakyat. Di sisi lain pemerintah berpendapat bahwa rencana kenaikan BBM harus segera dilakukan menyusul melambung tingginya harga minyak dunia, jika ndak segera dilakukan maka hal itu akan berdampak buruk kepada APBN dan mengganggu stabilitas keuangan negara.

Meskipun para demonstran beraksi di berbagai daerah dan banyak dari aksi tersebut berujung bentrok, namun nyatanya bukan karena itu yang membuat pemerintah batal menaikkan harga BBM, namun yang menyebabkan batalnya kenaikan BBM adalah hasil rapat paripurna DPR yang memutuskan adanya penambahan Pasal 7 Ayat 6 huruf A dalam UU APBN-P 2012. Pasal itu merupakan pasal krusial karena di dalamnya memuat syarat dan ketentuan yang harus terpenuhi apabila pemerintah ingin menaikkan atau menurunkan harga BBM bersubsidi, dan nyatanya syarat dan ketentuan itu belum terpenuhi sehingga pemerintah belum bisa menaikkan harga BBM pada tanggal 1 April 2012 kemarin.

Sunday, April 1, 2012

Inspiring People and Bloggers

Last Sunday I watched a nice story in one of Television programs. It’s the story about a young man from Gresik, East Java named Muhammad Amanatullah, people called him Aam. He was born without hands and has only one complete leg. For his daily activity, he uses a tricycle made by his father. At first he went to a special school, but his teacher argued that Aam only has physical disability, not a mental disability, so he should go to public school like a normal kid. Thanks to his teacher, finally he went to public school after spent 5 years in special school.      

Aam is really special, despite having physical disability, he has an incredible talent which no one or normal person has. He has been able to paint using his toes. He even once won a painting competition among the students in provincial level, while his competitors  were mostly normal people. He recently received a scholarship from PT. Semen Gresik, and he also joined a painting studio to improve his painting skills.

Friday, March 16, 2012

Konspirasi : Nyata atau Ilusi ?


Momen awal tahun seperti sekarang ini akan menjadi momen penting bagi Ditjen Pajak dan seluruh jajarannya, kenapa?karena di bulan Maret dan April ini masyarakat biasanya akan beramai-ramai mendatangi kantor pajak untuk melaksanakan kewajiban perpajakan mereka. Namun tentu saja  bukan hal yang mudah bagi Ditjen Pajak untuk meyakinkan masyarakat agar terus membayar dan melaksanakan kewajiban perpajakan mereka, mengingat saat ini mereka tengah berada dalam sorotan masyarakat atas berbagai kasus yang saat ini membelit beberapa pegawainya. Bukan hanya kasus  DW dengan heboh rekening 60 Milyarnya, namun ada pula seorang pegawai pajak non aktif bernama Ajib Hamdani yang juga diberitakan memiliki uang 17 Milyar di rekeningnya.

Berbeda dengan DW yang cenderung “tertutup”, Ajib justru sangat terbuka dengan kasus yang menimpanya itu. Melalui tiga tulisan yang ditulis di blog pribadinya, Ajib menjawab semua tuduhan tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Melalui ketiga tulisan itu juga dia menjelaskan asal usul harta yang dimiliki dan bagaimana dia menjalankan bisnisnya selama ini secara detail, jelas dan gamblang (tulisan selengkapnya bisa sampeyan lihat disini). Meskipun blog itu hanya merupakan keterangan sepihak dari Ajib dan belum ada klarifikasi dari para penegak hukum akan kebenarannya, namun setelah membaca dan melihat cara dia menjelaskan semuanya secara runtut dan logis seperti itu, saya yakin ndak sedikit orang yang meyakini akan kebenaran cerita yang telah ia tulis itu.